Kamis, 14 Oktober 2010

Pertolongan pertama kecelakaan- Merawat luka di rumah


Haloo sobat sering sekali sewaktu di rumah kita mengalami berbagai kecelakaan, contohnya saja: terjatuh, terkena pisau saat mengiris bawang, terkena jarum dsb. Bagaimana yaa cara mengatasi luka-luka tersebut. Penting lho buat kita tahu bagaimana caranya mengatasi luka tersebut, karena hal ini termasuk kecelakaan yang sering terjadi.

Menurut Pak dokter Bahar sebenarnya tidak ada perbedaan prinsip perawatan di rumah dan di rumah sakit. Jadi, tidak semua luka perlu di bawa ke rumah sakit, kecuali kalau kita membutuhkan alat-alat mereka.

Jadi bagaimana pertolongan pertama kecelakaan sewaktu di rumah dan bagaimana cara merawatnya. Ok langsung aja kita pelajari :)

1. Pembersihan luka.

Setiap luka harus dibersihkan dengan air yang mengalir. Nanti Sakit? Tenang saja, tidak akan sakit bila segera diguyur. Jangan menggunakan antiseptik karena akan merusak kulit dan memperlama sembuh.

Terkena pasir seperti luka lecet ketika terjatuh? Juga harus diguyur dan bila segera dilakukan tidak sakit karena setiap trauma mempunyai fase syok. Bila masih ada pasir tekan-tekan diatasnya dengan kasa basah. Jangan dengan kapas! Karena kapas tidak menyerap air.

Luka tusuk seperti terkena jarum sewaktu menjahit juga diguyur dengan memijit sekitar luka sampai keluar darah. Bila kena paku yang kotor Anda harus ke rumah sakit karena memerlukan insisi silang untuk membersihkannya.

2. Penghentian perdarahan.

Luka yang memerlukan tindakan ini adalah luka pada urat darah baik nadi yang tandanya terlihat semprotan atau semburan darah ataupun vena, yang darahnya mengalir terus. Bila dibiarkan korban akan jatuh dalam syok. Ini harus dihentikan dengan berbagai cara seperti menekan bagian yang luka, meninggikan bagian yang luka dari jantung; menekan urat darah besar yang mendarahi daerah luka; bebat di proksimal atau di bagian yang lebih dekat ke jantung.

3. Penutupan luka

Luka ditutup dengan kasa atau kain bersih tapi jangan dengan kapas. Kasa dan kain bersih mengisap air hingga kotoran luka terangkat tetapi kapas sebaliknya. Ia tidak mengisap air hingga kotoran luka bertumpuk diatas luka.

4. Pencegahan infeksi

Luka bersih yang dirawat dengan benar tidak memerlukan antibiotika kecuali suntikan tetanus pada luka dalam akibat tusukan benda tajam yang kotor atau berkarat seperti paku dan gigitan binatang termasuk manusia.

Jadi mudah dan aman juga kan merawat luka di rumah :)

Sumber: suaradokter.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar